Pengajuan Kredit Mobil Ditolak

Pengajuan Kredit Mobil Ditolak

Kenapa pengajuan kredit mobil ditolak? Banyak faktor yang menimbulkan masalah ini. Dan sebagai calon pembeli, anda mesti mengantisipasi masalah tersebut dengan mempersiapkan prosedur transaksi sebaik mungkin.

Pembelian kendaraan bermotor lewat kredit merupakan alternatif utama masyarakat. Karena untuk menunggu dana yang terkumpul akan sangat lama sementara masih harus mengelola tanggungan pengeluaran dan jumlah tabungan pun tidak mencukupi.

Pengajuan kredit kendaraan bermotor khususnya mobil berpotensi ditolak akibat sejumlah alasan. Pihak bank memang sangat ketat menerapkan kebijakan pengajuan kredit mobil. Nah, berikut ini adalah lima faktor utama kenapa prosedur pengajuan kredit mobil bisa ditolak.

Belum Memenuhi Syarat Penghasilan

Pihak bank dan leasing menegaskan aturan syarat penghasilan bagi calon pembeli. Biasanya syarat cicilan ini besarnya tidak melebihi sepertiga dari pendapatan setiap bulan. Akan ada pengecekan dan analisis dari tim survey yang bertugas memeriksa syarat penghasilan ini.

Berdasarkan data dari slip gaji, dilakukan penghitungan untuk verifikasi apakah calon pembeli ini memenuhi syarat atau tidak. Salah satu metodenya dengan menghitung cash flow apakah semakin meningkat atau menurun setiap bulannya. Hasilnya nanti disesuaikan pada skema rencana kredit mobil yang dipilih.

Tidak Mampu Melunasi DP

Syarat wajib disahkannya persyaratan pengajuan kredit ialah pelunasan DP atau Down Payment. Berdasarkan aturan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah DP yang diwajibkan sekitar 30 persen dari harga kendaraan yang akan dibeli. Peraturan ini ditetapkan untuk menghindari risiko kredit macet.

Tapi sekarang ini mulai banyak pihak leasing yang hanya memberikan syarat wajib DP lebih ringan. Kebijakan itu ditetapkan sebagai bagian dari strategi pemasaran atau untuk menghabiskan stok unit serta meningkatkan angka penjualan. Di awal memang terasa mudah mendapatkan mobil. Namun lama kelamaan pembeli akan terbebani oleh jumlah cicilan yang besar tiap bulan serta durasinya yang terlalu lama.

Yang disarankan adalah mengajukan kredit mobil dengan DP yang sesuai kebijakan resmi itu. Misal belum mencukupi bisa sedikit bersabar supaya kedepannya proses kredit tetap lancar. Namun tergantung juga pertimbangan anda sebagai calon pembeli dengan segala konsekuensinya.

Riwayat Perbankan Buruk

Sistem Bank Indonesia melakukan pencatatan atas semua data kredit resmi yang pernah dilakukan nasabah. Sistem ini menerapkan kebijakan pemberian skor bagi tiap nasabah berdasarkan catatan kelancaran pelunasan kredit masing-masing.

Data tersebut yang dijadikan acuan dari semua bank apakah akan mengabulkan permohonan kredit nasabah atau tidak. Apabila hendak mengajukan kredit mobil, pastikan bahwa anda tak memiliki rekam jejak buruk dalam hal kredit perbankan.

Kekurangan Kelengkapan Dokumen Persyaratan

Masalah ini yang kerap dihadapi karena kurang perhatian pada rincian yang telah ditetapkan sebagai syarat wajib kredit mobil. Semua syarat dokumen telah diuraikan jelas oleh pihak leasing meliputi KTP, KK, slip gaji, rekening listrik, dan sebagainya.

Semua dokumen itu wajib dilampirkan dalam bentuk asli dan salinan untuk diverifikasi keasliannya. Ada satu saja syarat dokumen yang kurang, maka prosedur pengajuan kredit mobil bisa ditolak. Oleh sebab itu, lengkapi semuanya dengan baik berdasarkan aturan dari pihak leasing.

Sulit Diajak Kerjasama

Pihak bank dan leasing akan mengambil tindakan tegas dengan tidak mengabulkan permohonan kredit jika sulit diajak bekerjasama. Misal dalam hal survey dokumen dan verifikasi yang menemukan jawaban berbeda-beda baik dari anda atau relasi. Sulitnya pengecekan atau verifikasi ini membuat calon pembeli dianggap memberikan data dan keterangan palsu dan menyebabkan permohonan kredit ditolak.